Kertas sangat benci dengan pensil. Kertas menganggap pensil
hanya mengotori dirinya. Kertas hanya berteman dengan penghapus, karena
penghapus bisa membersihkannya. Suatu pagi kertas terkejut karena ada gambar
keren yang menempel di tubuhnya dan dia suka itu. Ternyata itu ulah pensil yang
dibantu temannya yaitu imajinasi. Merekapun akhirnya menjadi sahabat selamanya.





